Berwisata ke Belitung, Belum Lengkap Tanpa Mengunjungi 7 Lokasi Seru Ini

Masyarakat mulai mengenal luas Pulau Belitung setelah kemunculannya di novel trilogi Laskar Pelangi karya Andrea Hirata. Setelahnya, popularitas pulau ini kian menanjak saat divisualkan dalam film dengan judul serupa, yang memperlihatkan perpaduan keindahan pantai berbatu unik, padang rumput hijau, dan kehidupan multikultural yang khas.

Lebih dari itu, Pulau Belitung menyimpan banyak keunikan lainnya yang tidakan akan cukup untuk dieksplorasi dalam waktu singkat. Di sini, alam yang rusak perlahan kembali berwibawa menjadi sebuah ekosistem baru yang unik, dan juga memiliki visual menakjubkan.

Travelling

Kamu juga akan menemukan lanskap pesisir yang unik, dan bahkan sulit ditemukan di tempat lain. Setiap orang pasti merasa kagum saat memandang barisan pohon kelapa yang rindang, berpadu dengan pantai pasir putih, dan formasi bebatuan landau yang seolah seperti kastil batu.

Apalagi ketika ditambah dengan menyantap aneka hidangan lokal yang merupakan pembauran budaya lokal dan Peranakan, maka tidak hanya kenikmatan yang didapat, melainkan juga sejarah yang sarat akan makna.

Untuk menuju Pulau Belitung –melalui Tanjung Pandan– kini semakin mudah, di mana berbagai maskapai penerbangan melayani rute dari banyak kota besar di seantero Indonesia. Salah satunya adalah Sriwijaya Air, yang menawarkan harga tiket pesawat terjangkau dengan layanan prima. Pengaturan kursi di sini juga memberikan ruang yang cukup nyaman untuk duduk selama perjalanan udara, memberikan penumpang pengalaman berkesan untuk harga yang bersahabat.

Berikut adalah tujuh destinasi yang wajib dikunjungi di Pulau Belitung.

 

  1. Pulau Lengkuas

Pulau yang merupakan bagian dari Kecamatan Sijuk ini akan memukau truis dengan jajaran pohon kelapa, pasir putih lembut, laut biru kehijauan, dan batu-batu granit besar. Berkat aliran air yang tenang, ini adalah tempat yang sempurna untuk berenang dan snorkeling. Menjelajahi dunia bawah laut adalah kesempatan baik untuk melihat berbagai jenis makhluk akuatik, terumbu karang warna-warni, dan lebih banyak keajaiban granit.

Pulau ini juga terkenal karena mercusuar Belanda, yang dibangun pada tahun 1882. Berdiri setinggi 50 meter, struktur ini menawarkan pemandangan menakjubkan bukan hanya di area Pulau Lengkuas, tetapi juga tempat wisata alam di sekitarnya. Kamu dapat mencapai pulau hanya dalam waktu 20 menit dengan perahu dari Tanjung Kelayang, dan 30 hingga 45 menit dari Tanjung Tinggi atau Tanjung Binga.

 

  1. Pulau Batu Berlayar

Tidak jauh dari Pulau Lengkuas, berdiam pulau lain yang tidak kalah indah bernama Pulau Batu Berlayar. Di sini, tumpukan indah batu granitnya mampu memukau setiap pengunjung yang datang. Komposisi bebatuan ini adalah sesuatu yang sangat khas, karena jika kamu melihatnya dari kejauhan, maka akan terlihat menyerupai kapal layar.

Di sini, kamu juga dapat menyelam ke air jernih dan melihat semua bintang laut yang indah dari dekat. Selain pakaian renang, kamu tentu tidak boleh lupa membawa kamera ke sini, karena ada begitu banyak spot-spot Instagramble yang sayang untuk dilewatkan.

Batu Berlayar dapat dicapai dengan perahu hanya dalam 10 menit dari Tanjung Kelayang.

 

  1. Danau Kaolin

Ketika kegiatan penambangan di Pulau Belitung berhenti beroperasi, dampaknya adalah menciptakan tempat yang visualnya mirip dengan danau bersalju. Danau Kaolin, yang terletak di Perawas, pasti akan memikat siapapun dengan danau biru dan lanskap putihnya yang murni.

Suhu airnya ringan, yang membuatnya ideal untuk berenang yang menyegarkan. Kamu juga dapat berjalan-jalan dan mengambil foto lingkungan yang terlihat surreal, alias seperti visual imajiner. Akun Instagram kamu pasti akan memiliki banyak bahan unggahan baru yang menarik, setelah berfoto-foto di sini.

Karena ini bukan danau kawah, kamu tidak perlu khawatir tentang bau belerang. Danau Kaolin dapat dicapai dengan berkendara mobil sekitar 10 menit dari pusat kota Tanjung Pandan.

 

  1. Pulau Pasir

Sesuai namanya, ini merupakan sebuah pulau pasir kecil yang hanya muncul saat air surut. Ketika berdiri di atas pasir putih, kamu akan mendapatkan pemandangan lanskap yang tak terbatas. Kagumi pemandangan indahanya dan kemudian berenang di air dangkal yang jernih.

Sama seperti Batu Berlayar, pulau ini juga terkenal karena bintang lautnya yang menawan. Jangan lupa untuk mengambil foto makhluk laut yang berwarna-warni saat berkunjung ke sini.

Hanya dibutuhkan waktu 15 menit naik perahu dari Tanjung Kelayang untuk mencapai Pulau Pasir. Pagi biasanya waktu yang tepat untuk berkunjung ke sini.

 

  1. Museum Kata Andrea Hirata

Pada 2007, penulis lokal tercinta, Andrea Hirata menerbitkan sebuah buku berjudul Laskar Pelangi. Tidak hanya novel yang menginspirasi pembaca untuk mengikuti impian mereka, tetapi juga memperkenalkan keindahan Pulau Belitung kepada dunia. Karena keberhasilan buku tersebut, penulis memutuskan untuk menggunakan sebagian dari keuntungannya untuk membangun museum.

Museum Kata Andrea Hirata akhirnya dibuka pada tahun 2010, dan itu satu-satunya museum di Indonesia yang didedikasikan untuk sastra.

Strukturnya adalah replika dari sekolah dasar tempat Hirata bersekolah. Di dalamnya, kamu akan melihat pameran penuh warna tentang sejarah yang kaya dari pulau ini, serta karya sastra yang berbeda. Ada juga salinan Laskar Pelangi dalam berbagai bahasa. Museum ini hanya berjarak sekitar 11 kilometer dari Tanjung Pandan.

 

  1. Warung Kopi Kuli

Kedai kopi tradisional ini terletak di dalam Museum Kata Andrea Hirata, di mana menjadi pilihan yang untuk bersantai sejenak.

Bangunan kayu tua semakin terasa apik dengan padanan bangku dan meja kayu, menciptakan suasana klasik meneduhkan. Kamu wajib mencoba momen santai warga lokal dengan menyeruput racikan kopi hitam, yang ditemani dengan sepiring pisang goreng. Kamu bahkan akan bisa menyaksikan langsung seluruh proses pembuatan kopi tradisional di sini.

Jika kamu benar-benar menyukai rasa kopi ini, kamu juga dapat memilih untuk membelinya dalam kemasan botol kecil yang indah.

 

  1. Kampung Dedaun

Hanya lima menit berkendara dari pantai Tanjung Tinggi, Kampung Dedaun menawarkan pengalaman santapan lokal, bersama dengan kenyamanan pantai pribadi.

Di sinilah, kamu dapat bermalas-malasan di kursi santai tepat di pantai, menyaksikan ombak menggulung ke pesisir. Kamu wajib mencoba hidangan makanan laut mereka, termasuk Gangan Ketarap, yakni hidangan sup kepala ikan khas Kampung Dedaun.

Makanan enak, pemandangan bagus, apa lagi yang mungkin kamu butuhkan?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *